Differences
This shows you the differences between two versions of the page.
| Next revision | Previous revision | ||
| ekosistem_gambut:ikan_seluang [2024/10/10 10:00] – created - external edit 127.0.0.1 | ekosistem_gambut:ikan_seluang [2026/02/17 06:45] (current) – Sephira Tiara Dwi | ||
|---|---|---|---|
| Line 15: | Line 15: | ||
| Penting untuk menjaga habitat mangrove dan ekosistem pesisir yang sehat sebagai upaya konservasi bagi ikan seluang dan spesies lain yang tergantung pada habitat tersebut. Pengelolaan perikanan yang berkelanjutan dan perlindungan terhadap mangrove sangat penting untuk memastikan keberlanjutan populasi ikan seluang dan keseimbangan ekosistem pesisir yang penting. | Penting untuk menjaga habitat mangrove dan ekosistem pesisir yang sehat sebagai upaya konservasi bagi ikan seluang dan spesies lain yang tergantung pada habitat tersebut. Pengelolaan perikanan yang berkelanjutan dan perlindungan terhadap mangrove sangat penting untuk memastikan keberlanjutan populasi ikan seluang dan keseimbangan ekosistem pesisir yang penting. | ||
| - | Ikan seluang sumatera (Rasborasumatrana, Bleeker 1852) merupakan salah satu ikan perairan umum yang tersebar di beberapa wilayah di Indonesia. Penyebaran ikan seluang di beberapa wilayah Indonesia yaitu perairan umum di Sumatera Selatan seperti di rawa lebak maupun daerah aliran Sungai Komering. | + | ===== Taksonomi ===== |
| + | |||
| + | Kingdom: Animalia | ||
| + | |||
| + | Phylum: Chordata | ||
| + | |||
| + | Class: Actinopterygii | ||
| + | |||
| + | Order: Cypriniformes | ||
| + | |||
| + | Family: Danionidae | ||
| + | |||
| + | Genus: Rasbora | ||
| + | |||
| + | Species: //Rasbora sumatrana// | ||
| + | ===== Deskripsi ===== | ||
| + | |||
| + | Ikan seluang sumatera (Rasbora sumatrana, Bleeker 1852) merupakan salah satu ikan perairan umum yang tersebar di beberapa wilayah di Indonesia. Penyebaran ikan seluang di beberapa wilayah Indonesia yaitu perairan umum di Sumatera Selatan seperti di rawa lebak maupun daerah aliran Sungai Komering. | ||
| Pemanfaatan ikan seluang dibidang kuliner mayoritas masih bergantung hasil tangkapan dari alam. Hal tersebut dikarenakan belum adanya upaya domestikasi maupun budidaya ikan seluang. Tekanan aktivitas penangkapan yang tinggi dan ekploitasi alam yang berpotensi mengganggu ekosistem peraian akan berdampak pada penurunan populasi ikan. | Pemanfaatan ikan seluang dibidang kuliner mayoritas masih bergantung hasil tangkapan dari alam. Hal tersebut dikarenakan belum adanya upaya domestikasi maupun budidaya ikan seluang. Tekanan aktivitas penangkapan yang tinggi dan ekploitasi alam yang berpotensi mengganggu ekosistem peraian akan berdampak pada penurunan populasi ikan. | ||
| Line 25: | Line 42: | ||
| [[https:// | [[https:// | ||
| - | ==== Pustaka | + | ==== Pustaka ==== |
| - | + | ||
| - | Ahmadi. (2021). Length-Weight Relationship and Condition Factor of the Silver Rasbora (Rasbora argyrotaenia) from Sungai Batang River, South Kalimantan, Indonesia.PhilippineJournal of Science, 150 (6B), 1735-1749. | + | |
| - | + | ||
| - | Siregar, R.J., & Khairul. (2022). Kelas ukuran dan hubungan panjang berat ikan seluang (Rasbora argyrotaenia bleeker, 1850) di Sungai Bilah. EKSAKTA: Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA, 118-122. | + | |
| - | Suryani, F.Y., Setyawati, T.R., & Yanti, A.H. (2019). Population structure of seluang (Rasbora argyrotaenia) in the downstream of Sekadau River, Sekadau Hilir Subdistrict, | + | * Ahmadi. (2021). Length-Weight Relationship and Condition Factor of the Silver Rasbora (Rasbora argyrotaenia) from Sungai Batang River, South Kalimantan, Indonesia.PhilippineJournal of Science, 150 (6B), 1735-1749. |
| + | * Siregar, R.J., & Khairul. (2022). Kelas ukuran dan hubungan panjang berat ikan seluang (Rasbora argyrotaenia bleeker, 1850) di Sungai Bilah. EKSAKTA: Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA, 118-122. | ||
| + | * Suryani, F.Y., Setyawati, T.R., & Yanti, A.H. (2019). Population structure of seluang (Rasbora argyrotaenia) in the downstream of Sekadau River, Sekadau Hilir Subdistrict, | ||
| + | * IUCN | ||